Post Details

  • Berita
  • Admin
  • 27 Oct 2026


Pesantren Al Mubaarok Raih Juara Umum HSN Wonosobo 2026


WONOSOBO — Santri Pondok Pesantren Al-Mubaarok Manggisan Wonosobo berhasil meraih juara umum dalam perlombaan Hari Santri Nasional (HSN) Kabupaten Wonosobo 2026. Pesantren mengoleksi tujuh medali, terdiri dari empat emas, satu perak, dan dua perunggu, sehingga menempati peringkat pertama sebagai pengumpul medali terbanyak.

Perhelatan HSN Wonosobo 2026 digelar sejak Minggu, 18 Oktober 2026, dengan berbagai kompetisi antarlembaga pendidikan Islam, termasuk Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK), Duta Santri, dan paduan suara

Perolehan Medali

Empat medali emas diraih Dicky Wahyu Saputra melalui MQK Wustha Kitab Fathul Qarib, Qutrotun Ammah melalui MQK Ula Kitab Fathul Qarib Bab Ubudiyyah, Dd Khansa Salsabila pada lomba Duta Santri Wonosobo, serta Paduan Suara Al-Mubaarok Putri.

Sementara itu, Muhammad Ihsan Romadlon meraih medali perak pada MQK Aliyah Kitab

Fathul Muin. Dua medali perunggu disumbangkan Riatul Badiah pada MQK Aliyah Kitab Fathul Muin dan Andhika Khoirurrofa pada MQK Ula Kitab Fathul Qarib Bab Ubudiyyah.

Dengan capaian tersebut, pesantren Al-Mubaarok menempati posisi pertama dalam perolehan medali terbanyak pada ajang perlombaan tersebut.

Mengalahkan Keterbatasan Waktu

Perjalanan menuju prestasi itu tidak lepas dari sejumlah tantangan. Salah seorang peraih medali perak, Muhammad Ihsan Romadlon, mengaku harus mengatur waktu secara ekstra karena kesibukan kegiatan di pondok.

“Melihat kegiatan di pondok sangat sibuk, untuk dapat mempersiapkan perlombaan ini, saya lebih memaksimalkan waktu untuk belajar,” ungkap Ihsan.

Tantangan juga muncul saat babak perlombaan berlangsung. Ihsan mengungkapkan, juri meminta peserta menjelaskan Kitab Fathul Muin bersama syarah atau hasyiyah I’anatut Thalibin secara lebih mendalam.

“Saat saya maju, ternyata juri memerintahkan untuk menjelaskan Kitab Fathul Muin dengan hasyiyahnya, Kitab I’anatut Thalibin,” jelasnya.

Meski demikian, Ihsan mengaku bersyukur karena proses persiapan yang dilakukannya membuahkan hasil. “Alhamdulillah, kerja keras yang saya upayakan dapat membuahkan hasil. Saya sangat senang,” ujarnya.

Pesan untuk Santri

Dalam kesempatan yang sama, Ihsan menyampaikan pesan kepada seluruh santri AlMubaarok agar tidak berhenti berusaha dalam menuntut ilmu. Ia mengutip sebuah maqolah dari Kitab Ta’lim al-Muta’allim:

 ”بِقَدْرِ مَا تتَعَنََّى تنََالُ مَا تتَمََنَّى“

“Sebesar usaha dan jerih payahmu, sebesar itulah pencapaian cita-citamu.”

Prestasi santri Al-Mubaarok dalam HSN Wonosobo 2026 diharapkan dapat menjadi pendorong semangat bagi santri lain untuk terus meningkatkan kualitas belajar, khususnya dalam memahami kitab kuning dan mengembangkan potensi di berbagai bidang. HSN

Wonosobo 2026 sendiri mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” dan memuat sejumlah kompetisi untuk menggali bakat santri.